Diskusi Terarah / Focus Group Discussion (FGD)

Diskusi terarah (FGD) adalah tahapan paling awal dimana sejumlah pakar road safety dari berbagai lembaga diundang untuk mendiskusikan tema tertentu terkait program IRSA. Diantara tujuan dari FGD ini adalah untuk menetapkan sejumlah parameter yang relevan dan bisa digunakan untuk menilai kinerja kabupaten/kota dalam hal road safety. Parameter ini mengacu pada 5 pilar road safety  yang telah diadopsi oleh banyak negera di dunia; yaitu :

Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (safer management),

Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (safer road),

Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (safer veichle),

Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (safer user),  dan

Pilar 5 Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (post-crash reponse).

Item-item terpilih dari ke-lima paramater tersebut kemudian  digunakan untuk menyusun kuesioner dan melakukan survei  guna mengukur kinerja kabupaten/kota dalam hal road safety .

Selain itu, FGD ini juga bertujuan untuk menominasikan kabupaten/kota mana saja yang dinilai telah melaksanakan program road safety dengan baik, dan dinyatakan bisa mewakili untuk mengikuti tahapan penilaian selanjutnya; yaitu survei. Kab/kota dikelompokkan kedalam 3 kategori; yaitu

  1. kota metropolitan (> 1000.000 penduduk),
  2. kota besar (500.001 – 1000.000 penduduk) dan
  3. kota sedang (< 500.000 penduduk)

Kota-kota yang dipilih untuk disurvei  ditentukan dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti jumlah kecelakaan, jumlah korban meninggal, jumlah penduduk, perbandingan jumlah penduduk dan jumlah korban meninggal dll.  Sejumlah pakar diminta untuk memilih dan meranking kota terbaik untuk setiap kategori kota;  berdasarkan data yang tersedia, pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Kota-kota yang memiliki ranking terbaik dipilih menjadi nominasi kota survei. Akhirnya terpilih 6 Kota Metropolitan, 5 kota besar dan 4 kota sedang.